Seputar Dunia Digital

Tanda Tanda Komputer Terkena Virus

Anda Pasti Bertanya Bagaimana Ciri atau Tanda Komputer Anda Jika Terkena Virus,Mungkin Ilmu Yang Akan Saya Bagikan Akan Dapat Membantu Anda 

  • Beberapa Program Sering Not Responding

Jika komputer atau laptop anda biasanya selalu lancar dan tiba tiba lebih sering Not Responding terutama saat membuka Windows Explorer maka harus dicurigai komputer anda telah terserang virus. Jika tidak segera diatasi dapat semakin parah, bahkan komputer menjadi hang dan harus direstart. Pada beberapa kasus, komputer tidak bisa diapa-apakan lagi sehingga dengan terpaksa harus mematikan komputer tanpa melalui proses shutdown.
  • Terdapat Banyak Shortcut Pada Flashdisk
Bagi orang yang sering mencolok-kan flashdisk kedalam komputer biasanya sering atau setidaknya pernah mengalami kejadian dimana ketika sebuah flashdisk terhubung dan saat membukanya muncul banyak shortcut. Hal seperti ini disebabkan oleh virus ramnit, meskipun tidak terlalu berbahaya namun bisa membuat jengkel pengguna komputer.
  • Terdapat Banyak Iklan Yang Sama
Hal seperti ini biasanya disebabkan oleh virus yang berasal dari situs jual beli dan virus ini sering disebut dengan istilah Adware yang akan menampilkan banyak iklan yang sama, meskipun anda membuka website yang tidak tidak berkaitan dengan produk iklan sekalipun. Misalnya ketika anda sedang buka Wikipedia, tiba tiba ada iklan Jual Kamera yang hampir menutupi layar dan virus adware tidak dapat dibasmi dengan Adblok biasa.
  • Komputer Menjadi Lambat
Sebenarnya penyebab komputer berkerja lebih lambat bisa disebabkan oleh terlalu banyak menginstall software sehingga disk space menjadi sedikit. Namun jika loading komputer anda berubah secara tiba tiba maka harus dicurigai telah terserang virus, karena virus bisa menggunakan banyak sumber daya komputer. Dapat dipastikan sebuah virus jika anda merasa tidak memiliki banyak software dan disk space yang besar tetapi komputernya tetap lelet.
  • Memory pada drive anda menyusut secara tiba – tiba

Ciri – ciri komputer anda terkena virus yang pertama adalah menyusutnya memory anda secara mendadak, padahal anda tidak mencopy atau menginstall aplikasi baru. Hal ini bisa saja disebabkan karena virus tersebut sudah menginstall dirinya sendiri sehingga dapat memakan banyak RAM komputer anda. Hal ini akan menyebabkan memory pada disk drive anda akan mengecil dan berkurang sangat banyak.
  • File anda banyak mengalami kerusakan / corrupt

File corrupt merupakan beberapa gejala yang merupakan ciri – ciri dari terinfeksinya satu atau lebih virus di dalam omputer anda. Biasanya virus dapat secara sengaja menghilangkan ataupun mereplace file default anda, sehingga hal ini akan menyebabkan file anda mengalami corrupt atau mengalami gejala missing files. Biasanya ketika file sudah hilang, maka yang bisa dilakukan adalah melakukan restore total, agar file tersebut bisa kembali, dengan catatan kerusakan memang terjadi karena virus, dan bukan merupakan kerusakan dari hardware.
  • Komputer mengalami self restart atau mati secara mendadak

Self restart dan mati secara mendadak juga merupakan salah satu ciri – ciri komputer terkena virus di dalam sistem komputer anda. Bahkan efek lain adalah komputer sering hang. Biasanya, hal ini sering terjadi ketika virus sudah mulai banyak menjangkit komputer anda. Komputer anda akan sering mengalami self restarting, ataupun tiba – tiba mati mendadak .

Baca Juga :

Cara Mencegah Virus Ke Komputer


Banyak orang bertanya bagaimana cara mencegah virus agar tak memasuki komputer kita mungkin ilmu yang saya akan bagikan akan berguna untuk anda.



1. Hindari Mendownload atau mengclik sesuatu yang mungkin tidak anda ketahui apa yang ada didalamnya.

Virus komputer seringnya menyebar melalui lampiran pesan email atau pada pesan instan. Oleh karena itu, Anda tidak boleh membuka lampiran email kecuali jika Anda mengetahui siapa yang mengirim pesan atau kecuali jika Anda memang mengharapkan lampiran email. Virus dapat menyamar sebagai lampiran gambar lucu, kartu ucapan, atau file audio dan video. Virus komputer juga menyebar melalui unduhan di Internet. Virus dapat bersembunyi di dalam perangkat lunak bajakan atau di file lainnya yang Anda unduh.
Apakah perangkat lunak keamanan berbahaya itu?

Perangkat lunak keamanan berbahaya akan berusaha membuat Anda berpikir bahwa komputer Anda terserang virus dan biasanya menyuruh Anda untuk mengunduh atau membeli produk yang menghapus virus. Nama produk ini sering berisi kata-kata seperti Antivirus, Shield, Security, Protection, atau Fixer. Nama-nama itu yang membuat program tersebut terkesan sah. Perangkat lunak itu seringnya berjalan tepat setelah Anda mengunduhnya, atau waktu berikutnya setelah komputer Anda menyala. Perangkat lunak keamanan berbahaya dapat mencegah Anda membuka aplikasi, contohnya Internet Explorer. Perangkat lunak keamanan berbahaya juga dapat menampilkan file Windows yang sah dan penting sebagai terinfeksi. Pesan kesalahan atau pesan pop-up biasanya berisi frasa-frasa sebagai berikut:

Peringatan!
Komputer Anda terinfeksi!
Komputer ini terinfeksi oleh spyware dan malware


Catatan Apabila Anda menerima pesan dalam kotak dialog pup-up yang berupa peringatan, tekan ALT + F4 di keyboard untuk menutup kotak dialog. Jangan mengeklik apa pun di dalam kotak dialog. Apabila peringatan seperti ini terus-menerus muncul saat Anda mencoba menutup kotak dialog, itu tandanya kemungkinan besar pesan tersebut berbahaya.

Anda yakin ingin menjelajah dari halaman ini?
Komputer Anda terinfeksi! Virus, malware, dll dapat menyebabkan data yang hilang dan merusak file sehingga perlu ditangani secepat mungkin. Tekan BATALKAN untuk mencegahnya. Kembalilah ke Keamanan Sistem dan unduh untuk mengamankan PC Anda.
Klik OK untuk Lanjutkan atau Batal untuk tetap tinggal di halaman ini.


Apabila Anda melihat pesan semacam ini, jangan mengunduh atau membeli perangkat lunaknya,karena bisa saja ada virus yang disusupkan kedalam perangkat lunak tersebut,jika anda akan mendownload sesuatu pastikan anda mendownloadnya di situs resminya.
Hindari file file yang menggunakan ektensi .vbs .bat .scr .exe atau icon softwarenya tidak sesuai

2. Gunakan Antivirus dan Hidupkan Selalu Firewall 

Pastikan Anda menggunakan minimal 1 antivirus dan menghidupkan firewall agar jika ada virus yang masuk kedalam akan ada yang memberitahu anda dan anda dapat menindaknya langsung.
Jika sudah memasang antivirus didalam komputer biasakan untuk Update antivirus agar tidak virus dengan cara baru masuk kedalam komputer anda,jika antivirus anda online diharapkan untuk mengaktifkan auto update.
Lakukanlah scan dengan teratur kepada komputer anda ,dan lakukanlah tindakan untuk menghancurkan virus.
Ketika anda memilih antivirus diharapkan agar mengecek apakah antivirus tersebut memiliki fitur Inter scurity agar anda aman jika sedang berseluncur internet

3.Kompresi File Penting Dalam Bentuk ZIP atau RAR

Jika anda memiliki file penting seperti MS Word, Excel ataupun yang berektensi.exe maka sebaiknya lakukan kompresi file tersebut dalam satu file berformat ZIP ataupun RAR, tujuannya supaya virus tidak menginfeksi file tersebut. Dengan rutin melalukan pengkompresi seperti ini maka peluang virus untuk menyebar akan semakin kecil, terlebih jika sistem windowsnya sudah ada firewallnya.
4.  Memakai Deep Freeze
Jika komputer anda memang mengharuskan untuk selalu terkoneksi dengan internet dan sering dihubungkan dengan removeable drive seperti flashdisk dan harddisk ataupun komputer anda untuk keperluan umum seperti halnya warnet maka solusi terbaik yakni dengan mamakai program Depp Freeze yang dapat digunakan jika komputer mengalami error akibat kesalahan baik yang disebabkan faktor human error ataupun virus.
Jadi intinya Deep Freezer akan mempermudah anda untuk menghapus semua kesalahan dan mengembalikan kondisi komputer seperti semula yaitu cukup dengan satu kali restart. Namun perlu diketahui bahwa kelemahan Deep Freeze yaitu tidak bisa menyimpan file di partisi disk yang anda set, misalnya Disk C sebagai tempat menyimpan program Deep Freeze maka semua file yang anda simpan di C akan hilang, jadi sebaiknya dipindahkan ke disk lain seperti D ataupun yang lain.
 5. Selalu Wasapda Terhadap Flashdisk, Memory Dan Sejenisnya
Salah satu cara paling sering virus menyebar adalah melalui perangkat yang bisa berpindah pindah seperti flashdisk ataupun harddisk external, selalu scan total sebelum anda masuk dan mengambil file dari media penyimpanan removeable tersebut.
Jenis virus yang biasanya ada didalam flashdisk adalah autorun, yang lebih gawatnya autorun tidak dapat dihilangkan dengan mudah jika menggunakan antivirus gratisan. File autorun ini biasa terletak di jendela depan suatu flashdisk, jadi pengguna harus berhati hati dan jangan nekat melanjutkan jika ditemukan file autorun.
Mungkin ilmu yang saya bagikan akan berguna untuk anda 😊

Macam Macam Virus Komputer

Kita sering mendengar tentang virus di dalam komputer,akan tetapi anda mungkin tidak tahu macam macam virus di dalam komputer, dalam kesempatan kali ini ane akan membagikan ilmu tentang macam macam virus dalam komputer,sebelum itu apakah anda tahu apa itu virus ?jika tidak click Disini Untuk mengetahuinya.




Macam - macam Virus Komputer

1. Virus Compiler, virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virs pertama ini sangatlah sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

2. Virus Bagle BC, virus ini ini termasuk salah satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat atas jenis virus yang paling cepat mempengaruhi komputer kita. Beberapa jam sejak keluarnya virus ini, sudah terdapat 2 buah varian Bagle ( Bagle BD dan BE )yang menyebar melalui e-mail, jaringan komputer dan aplikasi P2P. Virus ini menyebar melalui e-mail dengan berbagai subyek berbeda. Menurut suatu penelitian dari Panda Software virus Bagle BC ini menyusup ke dalam e-mail dengan subyek antara lain : Re:, Re:Hello, Re:Hi, Re:Thank you, Re:Thanks. Attachment-nya juga bermacam-macam, antara lain : .com, .cpl, .exe, .scr. Virus Bagle BC juga mampu untuk menghentikan kerja program-program antivirus.

2. Virus File, adalah virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar dalam sebuah jaringan.

3. Virus Sistem, atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi ada di drive disket/tempat penyimpanan.

4. Virus Boot Sector, virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.

5. Virus Dropper, suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.

6. Virus Script/Batch, awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.

7. Virus Macro, virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

8. Virus Polymorphic, dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi oleh Antivirus.

9. Virus Stealth, virus ini menggunakan cara cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat menyembunyika diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini. Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.

10. Virus Companion, virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file *.COM berjalan sebelum file *.EXE.

11. Worm, ini adalah sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya. Oleh karena itu, Worm tidak digolongkan ke dalam virus. Mainframe adalah jenis komputer yang sering diserang Worm. Penyebarannya pada komputer lainnya melalui jaringan. Dalam perkembangannya Worm mengalami “mutasi genetik” sehingga selain membuat suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke suatu file, ini biasa disebut virus Hybrid.

12. Virus Hybrid, virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.

13. Trojan horse, disebut juga kuda troya. Trojan menginfeksi komputer melalui file yang kelihatannya tidak berbahaya dan biasanya justru tampaknya melakukan sesuatu yang berguna. Namun akhirnya virus menjadi berbahaya, misalnya melakukan format hardisk.

14. Backdoor Alnica, virus yang juga berbahaya ini merupakan salah satu tipe virus Trojan Horse. Merupakan salah satu virus backdoor yang jika berhasil menginfeksi komputer akan mampu melakukan akses dari jarak jauh dan mengambil segala informasi yang diinginkan oleh si penyerang. Sistem operasi yang diserang oleh virus tersebut antara lain : Windows 200, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT dan Windows XP. Virus ini berukuran sebesar 57.856 byte

15. Trojan di Linux. Para pengguna linux Red Hat diharapkan untuk berhati-hati terhadap PATCH yang dikirm melalui e-mail dengan alamat "security@redhat.com" karena itu sebenarnya bukannya patch security tetapi virus Trojan yang bisa mengacaukan sistem keamanan. E-mail peringatan dari Red Hat biasanya selalu dikirim dari alamat "secalert@redhat.com" dan ditandatangani secara digital. Virus ini juga pernah menyerang sistem keamanan Windows tahun 2003 dengan subyek menawarkan solusi keamanan.


16. Spyware. Virus ini membuat sang pembuat virus dapat  memantau komputer yang terinfeksi.

17.  Metamorphic Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.

Mungkin Hanya Itu Yang Saya Tahu Tentang Macam - macam Virus Di Komputer,Semoga Bermanfaat😊




Apa Itu Virus Komputer ?


Virus komputer umumnya di buat untuk tujuan yang tidak baik , banyak Efek negatif yang di timbulkan oleh virus komputer seperti memperbanyak dirinya sendiri sehingga memori menjadi kecil, hal ini membuat komputer sering hang atau freeze, lalu mengubah ekstensi pada file dan program yang membuat program/file tersebut tidak bisa di gunakan, dan dapat juga mencuri data pribadi seseorang tanpa sepengetahuan orang tersebut. selain itu juga virus dapat merusak software dan  hardware pada komputer.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu. Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya menyerang Linux/GNU, MacFreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak perangkat keras.
Dalam sejarah dan perkembangan virus komputer, pada tahun 1960 di AT&T Bell Laboratory yang merupakan laboratorium komputer raksasa di dunia, pada saat rehat para ilmuwan komputer yang bekerja di laboratorium tersebut membuat sebuah permainan yang disebut dengan Perang Program atau Core War. Core War itu sendiri adalah membuat suatu program yang dibuat guna menyerang, memperbaiki dan memusnahkan.
Pemenang dalam permainan program ini yaitu pemilik program yang memiliki sisa program terbanyak dalam waktu yang telah ditentukan. Sebenarnya virus termasuk sebuah program/software, namun virus diciptakan untuk hal-hal yang berdampak merugikan.
Seorang ilmuwan komputer Amerika dan dikenal sebagai penemu teknik pertahanan virus komputer yang bernama Frederick B. Cohen sekitar tahun 1983, pada saat itu masih menjadi mahasiswa di University of Southern California School of Engineering (saat ini Viterbi School of Engineering), menulis sebuah program yang dapat menguasai sebuah sistem operasi komputer. Program tersebut merupakan salah satu virus komputer pertama.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang komputer, sekitar tahun 1989, ditemukanlah virus komputer yang dikenal dengan virus polimorf. Virus tersebut dikenal dengan V2Px yang dengan sendirinya dapat mengubah diri menjadi varian baru. Sekitar tahun 1990, virus DIR II memiliki kemampuan baru dalam menginfeksi program dengan cara menyerang data-data FAT.
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Virus komputer ini dapat dihapus dengan basis data (databaseSignature-based detection), heuristik, atau peringkat dari program itu sendiri 

Baca Juga :


Bagaimana Cara Memperbaiki Flasdisk Yang Tak Terbaca ??



Flashdisk yang rusak secara fisik, hal ini juga menyebabkan file didalamnya tidak terbaca. Driver dan port USB yang rusak juga bisa menjadi penyebab mengapa file dalam flashdisk tidak bisa terbaca. Dan satu lagi, settingan Bios atau Windows yang bermasalah, hal ini juga bisa menyebabkan file tidak terbaca.Memperbaiki Flashdisk bukan karena harga flashdisk itu sendiri mahal akan tetapi file didalamnyalah yang penting. 

Ada beberapa hal yang membuat flashdisk yang membuat flashdisk rusak salah satunya ialah seringnya mencolokan flashdisk ke komputer laptop yang berbeda.

Mungkin beberapa cara yang akan ane bagikan dapat membantu anda untuk memperbaiki flashdisk anda 😁

1. Cara Memperbaiki Flashdisk yang tidak dapat terbaca setingan BIOS

Jika isi flashdisk tidak bisa terbaca pada beberapa PC atau laptop maka Anda bisa mengecek settingan pada BIOS, kemungkinan disable sengaja ataupun tidak. Bisa jadi setting pada BIOS berubah saat baterai motherboard drop.

2. Cara memperbaiki flashdisk yang tidak terbaca melalui windows

  • Pertama silakan colokkin Flashdisknya ke laptop/komputer anda.
  • Selanjutnya anda Buka Start -> Control Panel
  • Ganti penampilan jadi klassik mode (switch to classic mode).
  • Click ” Add Hardware “
  • Kemudian akan tampak sebuah kotak dialog, maka clik next saja.
  • Kemudian ada 2 pilihan ” Yes, I have already connected the hardware ” serta ” No, I have not added the hardware yet “. makan anda harus memilih opsi yang Yes.
  • Maka selanjutnya pada sistem komputer anda akan mengecek adanya keberadaan perangkat keras eksternal anda yaitu Flashdisk yang sudah di colok kan ke laptop tapi belum terdeteksi oleh komputer/laptop.
  • Apabila berhasil di terdeteksi oleh komputer/laptop, maka akan muncul autorun. Dengan kemunculan Autorun ini menyatakan bahwa anda berhasil dan agar koneksi USB Drive bisa lebih cepat, Muncul ikon “Removable hardware “pada systen tray dan Muncul drive baru di Windows Explorer atau My Computer.
  • Bila salah satu hal itu berlangsung, pendeteksian tak perlu diteruskan. Click Cancel pada penampilan selanjutnya.

3. Cara memperbaiki flashdisk yang tidak terbaca dengan cmd

  • Koneksikan sata hubungkan flashdisk anda ke komputer.
  • Buka Command Prompt, caranya klik Start -> Run -> ketik cmd
  • Buka lokasi flashdisk anda misalnya di G, ketik di command prompt g:
  • Kemudian anda ketik chkdsk /f, lalu akan muncul tulisan, dan akan ada pilihan (Y/N). ketik Y untuk yes.
  • Setelah itu, akan ada pilihan lagi untuk merestart komputer anda, pilih yes untuk merestart komputer anda. Biarkan proses berlangsung setelah winlogon.

4. Cara Memperbaiki Flashdisk yang tidak terbaca melalui Disk Management

  • Klik kanan pada “My Computer”, lalu pilih “Computer Management”.
  • Setelah terbuka jendela baru, kemudian klik “Disk Management”. Dalam jendela ini, akan ada berbagai macam partisi dan disk drive yang telah terpasang di komputer/laptop. Di sini, sebenarnya flashdisk yang Anda pasang tersambung ke komputer/laptop, namun tidak muncul di Windows eksplorer.
  • Pada opsi disk drive flashdisk Anda, klik kanan, lalu pilih “Change Drive Letter and Paths”.
  • Setelah itu, akan muncul jendela baru dengan judul “Change Drive Letter and Paths for nama flashdisk Anda”. Kemudian klik “Add”.
  • Selanjutnya Anda tinggal men-setting jenis drivernya, semisal: H, klik “OK”.
  • Selesai. Jika Anda melakukan langkah-langkah tadi secara urut dan benar, maka akan muncul driver flashdisk di Windows eksplorer.

Cara Membedakan Kelas Kelas IP Address






Pembagian IP tidak boleh sembarangan karena akan menimbulkan kekacauan sistim jaringan serta management pengelolaan data di sebuah instansi, lembaga atau perusahaan. Pembagian yang ngawur / tidak direncanakan akan berdampak pada ruwetnya arus data, disamping itu akan menimbulkan masalah dikemudian hari apabila ada pengembangan jaringan.IP address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A jaringan. IP address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental. 


IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.
Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
  • Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127,  dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
 Contoh: 8.254.129.11
  • Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0
 Contoh: 128.255.129.7
  • Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
Contoh: 192.168.1.10
  • Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.
  • Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255.

Perbedaan IP Private dan IP Public
  • IP private adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya tidak perlu diregistrasi sebab oleh router IP jenis ini tidak akan diteruskan kemana-mana. IP Private sesuai dengan kelasnya:
  1. Kelas A: 10.0.0.0-10.255.255.255
  1. Kelas B: 172.16.0.0-172.31.255.255
  1. Kelas C: 192.168.1.0-192.168.255.255
Sedangkan IP publik adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya harus diregistrasi (ke badan penyalur IP address tentunya, maksudnya supaya tidak bentrok) karena IP ini dapat berkeliaran di lalu lintas jaringan internet melewati router-routernya.



Cara Mereset Ulang Android Seperti Semula



Melakukan factory reset pada hp android berarti kita menghapus seluruh data aplikasi terinstall, akun, dan semua data yang tersimpan pada memori internal termasuk itu file foto, video, musik, kontak, dan lain-lain.
Biasanya ini dilakukan karena adanya virus yang ada didalam android akan tetapi sussah untuk di hapus atau di bersihkan,lupa password,handphone lemot dan lain lain.


Persiapan

Ada baiknya anda memback-up semua data yang dalam handphone tersebut,namun jika masalahnya bootloop anda harus merelakan semua data yang ada didalamnya.



Melalui Menu Setting/Pengaturan di Android
Untuk mengembalikan ke pengaturan pabrik langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
  • Masuk ke menu Setting/Pengaturan
  • Scroll kebawah kemudian cari menu Backup & Reset
  • Kemudian tap Factory data reset
  • Centang yang dianggap benar,kemudian tap reset device.
  • Tunggu proses resetnya hingga selesai sekitar 3-10 menit tergantung banyaknya data yang ada pada hp atau tablet.
  • Setelah selesai maka android akan restart sendiri, jika tidak silahkan lakukan secara manual.

Melalui Recovery Mode



Cara reset ulang atau factory reset android lewat Recovery Mode ini merupakan cara yang paling ampuh dan sekaligus jalan terakhir yang harus kamu tempuh agar hp kembali normal. Berikut langkah-langkahnya:


  1. Pertama sekali pastikan baterai hp android kamu cukup, atau minimal 30 persen tersisa.
  2. Setelah hp berhasil dimatikan, selanjutnya kita masuk ke mode Recovery. Caranya tekan dan tahan tombol Volume up dan tombol Power secara bersamaan selama beberapa detik hingga keluar logo android, lalu lepas.
  3. Setelah itu akan muncul beberapa pilihan, pilih Recovery. Lalu hp akan restart dengan sendirinya dan tunggu hingga muncul pilihan bahasa.
  4. Pilihlah bahasa yang anda memngerti,misalnya bahasa inggris
  5. Gunakan tombol volume up dan volume downuntuk beralih. Pilih Wipe & Reset, lalu tekan tombol power untuk mengkonfirmasi.
  6. Tunggu sebentar,setelah berhasil, pilih Reboot -> Reboot system now dan selesai. Setelah hp kamu restart, maka akan terlihat seperti baru lagi. Kini semua virus atau kerusakan sistem android sudah hilang.
Semoga Bermanfaat 😄

Fungsi Tombol Kombinasi CTRL + A-Z


Barangkali anda jarang menggunakan tombol CTRL dalam penggunaan Komputer,namun apakah anda tau Setiap tombol-tombol yang ada pada keyboard juga memiliki fungsinya masing-masing. Namun juga ada fungsi baru ketika anda menggabungkan dari Dua Tombol yang ditekan secara bersamaan.


Nah dibawah ini ialah tombol kombinasi,dan menghasilkan fungsi yang mungkin anda tidak tau.




Microsoft Office

Ctrl+A: Blok semua data dalam dokumen
Ctrl+B: Menebalkan huruf (Bold)
Ctrl+C: Menggandakan/Mengkopi data (Copy)
Ctrl+D: Membuka format huruf
Ctrl+E: Membuat teks rata tengah (Center)
Ctrl+F: Mencari data (Find)
Ctrl+G: Mencari halaman
Ctrl+H: Mengganti nama data (Replace)
Ctrl+I: Memiringkan huruf (Italic)
Ctrl+J: Tulisan rata kiri kanan (Justify)
Ctrl+K: Menyisipkan Hyperlink
Ctrl+L: Rata kiri (Align Left)
Ctrl+M: Sama dengan 'tabulasi'(tambah indent)
Ctrl+N: Membuat lembar dokumen baru
Ctrl+O: Membuka dokumen
Ctrl+P: Mencetak tulisan (Print)
Ctrl+Q: Mengatur tabulasi (remove indent/kebalikan Ctrl+M)
Ctrl+R: Tulisan rata kanan (Align Right)
Ctrl+S: Menyimpan data
Ctrl+T: Tabulasi
Ctrl+U: Garis bawah (Underline)
Ctrl+V: Menggandakan data untuk kedua kali (Paste)
Ctrl+W: Menutup data
Ctrl+X: Memotong data (Cut)
Ctrl+Y: Redo (Kebalikan dari Ctrl+Z)
Ctrl+Z: Undo (Membatalkan perintah sebelumnya)

Microsoft Open Office

Ctrl+A: Blok semua data dalam dokumen
Ctrl+B: Menebalkan huruf (Bold)
Ctrl+C: Menggandakan/Mengkopi data (Copy)
Ctrl+D: Garis bawah dobel (lebih tebal) (Underline Special)
Ctrl+E: Membuat teks rata tengah (Center)
Ctrl+F: Mencari data (Find)
Ctrl+G: tabulasi
Ctrl+H: N/A
Ctrl+I: Memiringkan huruf (Italic)
Ctrl+J: Tulisan rata kiri kanan (Justify)
Ctrl+K: Menyisipkan Hyperlink
Ctrl+L: Rata kiri (Align Left)
Ctrl+M: N/A
Ctrl+N: Membuat lembar dokumen baru
Ctrl+O: Membuka dokumen
Ctrl+P: Mencetak tulisan (Print)
Ctrl+Q: Close aplikasi (Quit)
Ctrl+R: Tulisan rata kanan (Align Right)
Ctrl+S: Menyimpan data
Ctrl+T: N/A
Ctrl+U: Garis bawah (Underline)
Ctrl+V: Menggandakan data untuk kedua kali (Paste)
Ctrl+W: Menutup data
Ctrl+X: Memotong data (Cut)
Ctrl+Y: Redo (Kebalikan dari Ctrl+Z)
Ctrl+Z: Undo (Membatalkan perintah sebelumnya)

Browser

Ctrl+(1-9): Ke tab Nomor....
Ctrl+A: Blok semua data dalam dokumen
Ctrl+B: N/A, bookmark sidebar firefox
Ctrl+C: Copy
Ctrl+D: Bookmark halaman
Ctrl+E: N/A, mencari cepat di chrome
Ctrl+F: Mencari data
Ctrl+G: Mencari (mungkin sama dengan Ctrl+F?)
Ctrl+H: History
Ctrl+I: N/A, sidebar bookmark firefox
Ctrl+J: Kotak download
Ctrl+K: Mencari cepat
Ctrl+L: Memasukkan alamat web pada browser
Ctrl+M: N/A, Email pada opera
Ctrl+N: Jendela baru (New window)
Ctrl+O: Membuka document (Open)
Ctrl+P: Mencetak halaman (Print)
Ctrl+Q: N/A
Ctrl+R: Reload/Refresh halaman (muat ulang halaman)
Ctrl+S: Menyimpan document (Save)
Ctrl+T: Membuka tab baru pada browser
Ctrl+U: Page Source ( melihat script web)
Ctrl+V: Fungsinya untuk menempelkan kata yang sudah di copy (Paste)
Ctrl+W: Fungsinya untuk mengclosekan tab yang ada dibrowser
Ctrl+X: Fungsinya untuk memindahkan kata (Cut)
Ctrl+Y: Fungsinya untuk mengembalikan apa yang sudah di Undo (Redo)
Ctrl+Z: Fungsinya untuk mengembalikan ke keadaan seperti sebelumnya. (Undo)

Semoga Bermanfaaat😃

Popular Posts